Senin, 28 September 2015

DREAMBIRDS ART HISTORY

"Do what you wanna do, be 1000% with what you love, commit to what you believe, and have fun!" - Abinara & Prisa.
Jauh sebelum Dreambirds lahir, Abinara (Dreambirds owner) sempat membuat beberapa clothing line . Diantaranya adalah "OCCULT" dan "MONSTA" sekitar tahun 2008 - 2009.

May 2009, Abinara bertemu dengan Prisa Rianzi dan memelihara 2 burung hantu bernama Mika dan Uluuka . Pada saat itu, keinginan Abinara untuk menciptakan sebuah clothing line yang berbeda telah dia kubur. Namun setelah diyakinkan oleh pasangannya, akhirnya mereka mulai berencana untuk menciptakan "mimpi" yang terpendam. Abinara yang seorang pelukis ingin agar karya nya bisa dimiliki seluruh orang, namun tanpa harus membeli dalam bentuk lukisan. Mereka ingin agar orang dapat menghargai sebuah karya seni dalam format yang gampang didapatkan. Disinilah "artwear" tercetus. Namun, satu hal fatal yang masih mengusik mereka, yap, judul brand yang menarik. Dari Wolflovesbunny, Hope, OH!, dan ratusan nama mereka coba, namun tak satupun cocok. Hingga pada suatu ketika, burung hantu mereka meninggal tanpa sebab. Mengakibatkan mereka tidak fokus. Namun mereka masih tetap mencari nama yang pas. Sambil makan, sebelum tidur, bangun tidur mereka putar otak.
Then it just clicked. Satu hari ketika Abinara dan Prisa sedang makan malam dan bertukar pikiran...

" Apa sih binatang yang paling kita suka gambar? " tanya Prisa.
" Burung hantu sih... pokoknya burung deh. Aku suka mereka bisa terbang tinggi sekali, bebas di angkasa. " jawab Abinara.

Dan pada akhirnya malam itu, sebuah mimpi memiliki nama... Dreambirds artwear. Start dari hari itu, sebuah motivasi yang besar mendorong mereka berdua untuk mewujudkan mimpi ini. Mereka segera mempersiapkan 100 karya untuk Dreambirds. Yang mana sebenarnya baru 20 karya telah rilis hingga saat ini. Disinilah rintangan dimulai. Tanpa support, tanpa kaki-kaki yang kuat, bahkan tanpa modal. "Tanpa modal?" ya kalian pasti bingung. Konon Abinara dan Prisa memiliki sebuah band metal... "Vendetta" adalah nama band terrsebut. Band inilah yang menjadi titik awal karier Dreambirds. Bermodalkan tabungan seumur hidup Prisa dan Abinara, mereka gambling untuk membuat merchandise Vendetta.
Vendor demi vendor mereka cari di kaskus. Tangerang, Jakarta, Bandung, dll. Salah satu rintangan terberat mereka layaknya membeli kucing dalam karung. Mereka dikelilingi oleh buaian para vendor


tevez sedih melihat juve saat ini

Buenos Aires - Carlos Tevez pernah meraih kesuksesan bersama Juventus. Melihat bekas klubnya itu saat ini terpuruk, Tevez mengaku prihatin.

Tevez datang ke Juventus pada musim panas 2013 silam. Striker asal Argentina itu lantas menjadi andalan dan turut mengantar Bianconeri memenangi Scudetto dalam dua musim terakhir.

Di musim panas 2015, Tevez meninggalkan Juventus dan kembali ke Boca Juniors. Sepeninggal Tevez, dan juga pemain pilar lainnya seperti Andrea Pirlo dan Arturo Vidal, Juventus kesulitan bersaing di Serie A. Mereka baru meraih satu kemenangan dan sudah tiga kali kalah dalam enam pertandingan di liga. Cuma mengumpulkan lima poin, Juventus terdampar di posisi ke-15 klasemen.

Meski sudah meninggalkan Italia, Tevez mengaku masih mengikuti perkembangan Juventus. Dia pun merasa sedih melihat kondisi Juventus saat ini.

"Saya mengikuti Juventus dan saya menderita melihat mereka seperti ini. Saya meninggalkan sepotong hati saya di sana," ujar Tevez kepada La Cornisa TV seperti dikutip Football Italia.

Perhatian kepada mantan klub pula yang membawa Tevez kembali ke Boca. Striker berusia 31 tahun itu mengaku tergerak untuk pulang karena ingin membantu Boca.

"Saya cinta Boca, saya melihat mereka melewati masa sulit dan kemudian memilih untuk kembali dan membantu mereka. Saya memberi segalanya untuk Juventus. Melihat Boca tertatih-tatih itu menyakitkan, jadi saya meminta untuk pergi," ucap Tevez.

"Saya pergi tidur berpikir soal hari saat saya kembali ke Bombonera. Saya sudah memenangi Liga Champions. Sebuah klub China menawari saya 20 juta euro per tahun, tapi uang bukan masalah," katanya.

persahabatan

Sahabat
“Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang inda“Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama”

“Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya”

“Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian”

“Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya”

“Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah”

“Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”

“Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis”

“Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya”

“Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinnya”

“Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri”

“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda??. Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??”

“Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan??. Merekalah sahabat-sahabat anda”

“Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka. Karena seorang sahabat bisa lebih dekat dari pada saudara sendiri”

israel berulah lagi raja arab saudi siapkan langkah lindungi masjid al aqsha

Israel Berulah Lagi, Raja Arab Saudi Siapkan Langkah Lindungi Masjid Al Aqsha  - Sep 18, 2015 63 Raja Salman saat menyiapkan Pasukan Arab Saudi, Januari 2015 (sustg.com) Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz mengecam agresi pasukan Israel terhadap kompleks masjid Al-Aqsha, baru-baru ini. Ia juga akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi masjid suci ketiga dan kiblat pertama umat Islam itu. “Tindakan Israel akan menyebabkan konsekuensi serius dan berkontribusi untuk memunculkan ekstremisme dan kekerasan,” tulis Kantor berita Negara Saudi, SPA, Kamis (17/9/2015) kemarin seperti dikutip Sindonews. Saudi menyatakan, tindakan Israel tampak sebagai pelanggaran yang mencolok terhadap situs suci bagi umat Islam dan umat Yahudi itu. Pasukan Arab Saudi Raja Salman telah memberitahu Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bahwa dia telah berbicara dengan para pemimpin dunia tentang tindakan Israel terhadap masjid Al-Aqsa. Raja Salman juga telah memerintahkan Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir untuk mengambil semua langkah yang diperlukan guna melindungi masjid Al-Aqsa. Eskalasi kekerasan atas Masjid Al Aqsha meningkat pada bulan ini. Selasa (15/9/2015) lalu, polisi Israel menembakkan granat setrum dan gas air mata terhadap warga Palestina yang melindungi masjid. Polisi Israel juga menganiaya muslimah yang menjaga Masjid Al Aqsha. Sedikitnya dua muslimah yang menjaga Masjid Al Aqsha dianiaya, Rabu (16/9/2015) lalu. Mowafak al-Hamami (50 tahun) dan Hamza Nimer (35) menjadi sasaran penganiayaan itu hingga mengalami luka-luka. Mereka pun kemudian dilarikan ke rumah sakit Makased. (Baca: Aparat Israel Aniaya Muslimah di Masjid Al Aqsha) Sehari setelahnya, gerombolan Yahudi kembali menyerbu Masjid Al Aqsha. Mereka berkeliling di halaman masjid dengan pengawalan ketat pasukan Israel, Kamis (17/9/2015). [Ibnu K/Bersamadakwah]

Minggu, 27 September 2015

akibat durhaka kepada orang tua

Akibat Durhaka kepada Orang Tua Setiap manusia mendambakan kebahagiaan dan kesuksesan, terhindar dari kesengsaraan dan kegagalan di dunia dan akhirat. Di sinilah pentingnya kita mengenal secara baik akibat-akibat durhaka kepada orang tua, selain mempersiapkan bekal dan perangkat yang profesional untuk menggapai cita-cita. Tidak jarang kita saksikan anak yang durhaka pada orang tuanya, ia harus menghadapi kendala-kendala yang berat, sulit meraih kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidupnya. Belum lagi ia harus dan pasti menghadapi penderitaan yang berat saat sakratul maut, dan ini pernah terjadi di zaman Rasulullah saw. Beliau sendiri tak sanggup membimbingnya untuk mempertahankan keimanannya kecuali setelah ibunya memaafkan. Tidak sedikit juga anak yang durhaka, ia sangat sulit menemukan dan merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidupnya sekalipun ia memiliki kemampuan profesional dan berkecukupan dalam materi. Bahkan tidak jarang di antara mereka hampir-hampir putus asa dalam hidupnya akibat kedurhakaannya terhadap kedua orang tuanya. Fakta dan kenyataan yang kita jumpai dalam kehidupan keseharian bahwa dalam kehidupan ini penuh dengan energi, yang positif dan negatif, yang dapat menolong kita atau sebaliknya menghantam kekuatan kita. Sehingga kita kehilangan kendali, gelap dan tak mampu melihat rambu-rambu kebahagian dan kesuksesan yang sejati. Kenyataan inilah yang rambu-rambunya sering diungkapkan oleh Allah dan Rasul-Nya serta Ahlul baitnya (sa). Kita mesti menyadari bahwa mata lahir kita, bahkan pikiran kita, punya keterbatan untuk menyoroti rambu-rambu itu. Karena rambu-rambu itu jauh berada di atas kemampuan sorot mata lahir dan analisa pikiran. Yang mengetahui semua itu secara sempurna hanya Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang suci dari Ahlul bait Nabi saw. Tolok Ukur durhaka kepada orang tua Allah swt berfirman: “Jika salah seorang di antara mereka telah berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali jangan kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkan kepada mereka perkataan yang mulia.” (Al-Isra’: 23). Salah seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah saw: Apakah ukuran durhaka kepada kedua orang tua? Rasulullah saw menjawab: “Ketika mereka menyuruh ia tidak mematuhi mereka, ketika mereka meminta ia tidak memberi mereka, jika memandang mereka ia tidak hormat kepada mereka sebagaimana hak yang telah diwajibkan bagi mereka.” (Mustadrak Al-Wasâil 15: 195) Rasulullah saw pernah bersabda kepada Ali bin Abi Thalib (sa): “Wahai Ali, barangsiapa yang membuat sedih kedua orang tuanya, maka ia telah durhaka kepada mereka.” (Al-Wasail 21: 389; Al-Faqîh 4: 371)